TASIKMALAYA, NUSANTARATIMES.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat menggelar pendidikan politik bagi kader Partai Demokrat di Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut digelar di Aula DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Raya Tasikmalaya–Singaparna, Kecamatan Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya.
Pendidikan politik Partai Demokrat ini menjadi agenda rutin organisasi untuk meningkatkan pemahaman politik, ideologi partai, sekaligus memperkuat kapasitas kader hingga tingkat akar rumput.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jawa Barat Ahmad Bajuri, SE., MM., bersama jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Barat dan pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Ferry William, ST., MM., mengatakan pendidikan politik menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan penguatan kader Partai Demokrat.
Menurut Ferry, kegiatan tersebut secara konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya memastikan kader memahami tugas, fungsi, hak, dan kewajibannya sebagai bagian dari Partai Demokrat.
“Pendidikan politik ini merupakan agenda rutin Partai Demokrat yang konsisten kami laksanakan setiap tahun. Salah satu tujuannya agar kader di daerah benar-benar memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawabnya sebagai bagian dari Partai Demokrat,” ujar Ferry.
Ferry menegaskan, kader Partai Demokrat tidak hanya dituntut memahami struktur organisasi. Lebih dari itu, kader harus memiliki pemahaman mengenai ideologi dan nilai-nilai Partai Demokrat.
Pemahaman tersebut dinilai penting agar kader mampu menjalankan perannya secara baik serta menjadi representasi partai di tengah masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kader memahami apa yang menjadi hak dan kewajibannya sebagai kader Partai Demokrat. Mereka juga harus mengetahui apa yang harus dilakukan di daerah untuk mewakili dan membawa nama baik partai,” katanya.
Menurut Ferry, penguatan pendidikan politik menjadi semakin penting karena Partai Demokrat menghadapi sejumlah agenda politik dan organisasi dalam waktu mendatang.
Karena itu, Partai Demokrat Jawa Barat terus mendorong kegiatan pendidikan politik, konsolidasi, serta roadshow kader untuk memperkuat struktur organisasi sampai ke tingkat paling bawah.
Ferry mengatakan, kekuatan organisasi Partai Demokrat berada pada struktur yang aktif hingga tingkat desa. Karena itu, keberadaan dan peran ketua ranting menjadi salah satu perhatian utama DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, ketua ranting merupakan ujung tombak organisasi dalam membangun komunikasi serta menjaga hubungan antara partai dan masyarakat.
“Muara dari penguatan organisasi itu ada di bawah, sampai ke desa-desa. Karena itu, ketua ranting harus benar-benar ada dan aktif. Struktur di tingkat ranting harus kita maksimalkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsolidasi organisasi juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat yang diperkirakan berlangsung dalam kurun waktu sekitar satu tahun ke depan.
Ferry menilai, kelengkapan struktur organisasi harus diikuti dengan kesiapan mesin partai. Sebab, struktur yang lengkap tidak akan maksimal apabila kader di lapangan tidak aktif menjalankan perannya.
“Meski struktur sudah terpenuhi dan lengkap, ketika nanti menghadapi kontestasi politik, mesin partai harus sudah siap. Karena itu, kami terus memaksimalkan peran ketua ranting di setiap daerah,” katanya.
Selain pendidikan politik, dalam kegiatan tersebut DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya juga menyampaikan perkembangan program kepemudaan dan kaderisasi.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah AHY Muda. Program tersebut sebelumnya telah dilaksanakan dan menjadi salah satu bagian dari upaya Partai Demokrat dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengenal organisasi serta meningkatkan kapasitas kader.
Ferry menyebutkan, kegiatan AHY Muda yang telah dilaksanakan sebelumnya sudah dilaporkan dan mendapatkan penilaian dari pihak terkait. Salah satu peserta yang menjadi perwakilan berasal dari Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, kegiatan kaderisasi bagi generasi muda memiliki peran penting dalam mempersiapkan kader Partai Demokrat di masa mendatang.
Ferry berharap materi yang disampaikan dalam pendidikan politik Partai Demokrat tersebut tidak berhenti sebagai pengetahuan bagi kader.
Ia ingin pemahaman mengenai politik, organisasi, ideologi, serta tugas dan tanggung jawab kader dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga apa yang disampaikan dalam pendidikan politik ini bisa menjadi tambahan ilmu bagi para kader. Sedikit ilmu yang diberikan melalui pemaparan ini diharapkan dapat bermanfaat dan diterapkan dalam aktivitas politik maupun pengabdian kepada masyarakat,” pungkas Ferry.






