Ketahanan Pangan Menguat, KTNA Beri Penghargaan untuk Kapolres Ciamis

oleh -13 Dilihat
oleh

 

CIAMIS, NUSANTARATIMES.ID – Peran aktif Polres Ciamis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional berbuah apresiasi.

Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Ciamis memberikan penghargaan kepada Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si. pada pembukaan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54.

Hal tersebut, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pengembangan budidaya jagung di Kabupaten Ciamis.

Penghargaan tersebut diterima Wakapolres Ciamis Kompol Sujana, S.Pd., yang hadir mewakili Kapolres.

Kompol Sujana menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan KTNA. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Polres Ciamis untuk terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan berbagai elemen masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KTNA atas penghargaan yang diberikan kepada Bapak Kapolres Ciamis. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkomitmen mendukung kemajuan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kapolres Ciamis telah menginstruksikan seluruh jajaran agar aktif menggerakkan masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui pengembangan budidaya jagung di berbagai wilayah.

“Atas arahan Bapak Kapolres, kami terus memotivasi masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan. Program yang kami jalankan di antaranya penanaman jagung bersama kelompok tani dan organisasi kepemudaan di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis,” katanya.

Menurut Kompol Sujana, kolaborasi tersebut mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Pada 2025, Kabupaten Ciamis menjadi salah satu daerah dengan serapan jagung yang tinggi. Tren positif itu berlanjut pada 2026 dengan peningkatan realisasi produksi.

“Dari target produksi sekitar 260 ton pada tahun ini, hingga saat ini pencapaiannya sudah mendekati 80 persen. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, terutama para petani yang terus bersemangat meningkatkan produksi,” ungkapnya.

Selain mengembangkan budidaya jagung, Polres Ciamis juga mendorong penerapan sistem tanam tumpangsari untuk mengoptimalkan produktivitas lahan pertanian.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres, kami juga melaksanakan penanaman tumpangsari jagung dengan bawang merah bersama kelompok tani di Kecamatan Cikoneng. Hingga saat ini luas lahan yang telah ditanami mencapai sekitar 71 hektare,” jelasnya.

Menurutnya, pola tanam tumpangsari memberikan nilai tambah bagi petani karena satu lahan dapat menghasilkan dua komoditas sekaligus.

Selain meningkatkan produktivitas, sistem tersebut juga berpotensi menambah pendapatan petani dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan.

Kompol Sujana berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, KTNA, kelompok tani, dan organisasi kepemudaan terus diperkuat agar mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Dengan kolaborasi yang baik, Alhamdulillah produksi dan serapan jagung terus meningkat. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi petani dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Bieboy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.