KONI Tasikmalaya Tantang Kualitas SOR Kaliki Mangunreja, Jangan Kalah dari Sakti Lodaya

oleh -2 Dilihat
oleh
Sekretaris KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna

TASIKMALAYA, NUSANTARATIMES.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya meminta kelanjutan pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Stadion Kaliki Mangunreja dilakukan secara serius dan tidak asal-asalan.

KONI menilai proyek yang menggunakan anggaran daerah cukup besar tersebut harus menghasilkan fasilitas olahraga berkualitas, memenuhi standar nasional, serta mampu digunakan dalam jangka panjang.

Sekretaris KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, menegaskan kualitas pembangunan SOR Kaliki harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, fasilitas olahraga tersebut nantinya tidak hanya menjadi aset daerah, tetapi juga bagian dari legacy kepemimpinan Bupati Tasikmalaya.

“Pembangunan SOR Kaliki ini menggunakan anggaran yang sangat besar, sehingga hasilnya harus maksimal. Jangan sampai kualitas lapangan maupun bahan bangunannya tidak mumpuni,” ujar Nana, Kamis (8/10/2026).

Nana bahkan membandingkan rencana SOR tingkat kabupaten tersebut dengan Lapangan Sakti Lodaya di Kecamatan Cisayong yang berstatus lapangan desa.

Menurutnya, kualitas Lapangan Sakti Lodaya dapat menjadi contoh bagaimana fasilitas olahraga dikelola dan dirawat dengan baik.

“Masa stadion sepak bola tingkat kabupaten kualitasnya kalah dengan Lapangan Sakti Lodaya di Cisayong yang tingkat desa? Di sana kualitasnya bagus. Bahkan saat musim kemarau panjang, rumputnya tetap hijau, terawat, empuk dan nyaman digunakan,” katanya.

Karena itu, KONI meminta kontraktor maupun pihak pelaksana pembangunan SOR Kaliki Mangunreja benar-benar mengikuti spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pengawasan pembangunan juga dinilai harus diperketat, terutama terhadap kualitas lapangan sepak bola, material konstruksi hingga fasilitas pendukung seperti lintasan lari atau jogging track.

Nana menegaskan, pembangunan SOR Kaliki tidak boleh hanya mengejar penyelesaian proyek. Kualitas fasilitas harus menjadi prioritas agar sarana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan para atlet Kabupaten Tasikmalaya.

“Jangan sampai pembangunannya hanya selesai secara fisik, tetapi kualitasnya tidak sesuai harapan,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan SOR Kaliki Mangunreja diharapkan menjadi pusat pembinaan olahraga sekaligus tempat lahirnya atlet-atlet potensial Kabupaten Tasikmalaya yang mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional.

Dengan demikian, pembangunan SOR Kaliki diharapkan benar-benar menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga Kabupaten Tasikmalaya, bukan sekadar proyek pembangunan fasilitas publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.