Lomba Pidato AHY Muda 2026, Saatnya Pelajar Tasikmalaya Tunjukkan Gagasan dan Keberanian

oleh -30 Dilihat
oleh
Salah satu siswa mengikuti Lomba Pidato AHY Muda 2026.

TASIKMALAYA, NUSANTARATIMES – DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya mendorong pelajar untuk berani menyampaikan gagasan dan pandangan tentang masa depan bangsa melalui Lomba Pidato AHY Muda 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Partai Demokrat dalam menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lomba Pidato AHY Muda 2026 ditujukan bagi pelajar tingkat SMA, SMK, MA dan sederajat. Ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan ide, kritik dan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Ferry William, mengatakan pelajar perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan keberanian dan kemampuan berkomunikasi.

“Lomba ini kami harapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk berani berbicara dan menyampaikan gagasan. Anak-anak muda harus diberikan kesempatan untuk menunjukkan bagaimana mereka melihat persoalan bangsa sekaligus menawarkan solusi dari sudut pandang generasi mereka,” ujar Ferry William.

Menurut Ferry, kemampuan menyampaikan gagasan secara runtut, kritis dan argumentatif menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda.

Karena itu, pelajar tidak hanya perlu mendapatkan pendidikan di dalam kelas, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, keberanian tampil di depan umum serta kepedulian terhadap persoalan sosial dan kebangsaan.

Melalui Lomba Pidato AHY Muda, peserta ditantang menyampaikan gagasan mengenai berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan masa depan Indonesia.

Materi pidato dapat mengangkat isu ekonomi rakyat dan peluang generasi muda, lapangan kerja dan kewirausahaan, pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi dan inovasi bangsa, pertanian dan pangan, aspirasi masyarakat daerah, demokrasi yang sehat dan berkeadaban hingga implementasi Asta Cita dari perspektif generasi muda.

Pendaftaran Lomba Pidato AHY Muda 2026 dibuka pada 5-15 Agustus 2026. Sementara pengunggahan video pidato berlangsung mulai 5 Agustus hingga 9 September 2026.

Peserta diwajibkan membuat video pidato dengan durasi maksimal lima menit dan mengunggahnya melalui media sosial sesuai ketentuan panitia.

Ajang ini juga menawarkan sejumlah penghargaan. Peserta terbaik berkesempatan mendapatkan hadiah hingga Rp5 juta, beasiswa pendidikan, sertifikat serta kesempatan mengikuti aktivitas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selama satu hari.

Sembilan peserta terbaik juga akan memperoleh beasiswa. Sementara seluruh peserta yang telah mendaftar mendapatkan e-sertifikat.

Tidak hanya hadiah, peserta yang lolos juga mendapatkan pendampingan atau mentoring dari Fraksi Partai Demokrat selama rangkaian kegiatan.

Skema tersebut menunjukkan bahwa Lomba Pidato AHY Muda 2026 tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi generasi muda agar mampu mengolah gagasan dan menyampaikannya secara argumentatif.

Ferry,menilai generasi muda harus diberikan kesempatan untuk ikut mengambil peran dalam membahas berbagai persoalan bangsa.

“Generasi muda harus berani mengambil peran. Mereka memiliki perspektif dan gagasan yang penting untuk didengar. Kami ingin mendorong pelajar di Kabupaten Tasikmalaya agar percaya diri menyampaikan pendapat secara santun, kritis dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia berharap peserta tidak hanya mampu berbicara dengan baik, tetapi juga memahami persoalan yang menjadi topik pidatonya. Dengan begitu, setiap gagasan yang disampaikan dapat memberikan perspektif dan solusi.

Lomba Pidato AHY Muda 2026 diharapkan mampu melahirkan pelajar Tasikmalaya yang percaya diri, kritis, komunikatif dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Ajang tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pelajar untuk menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga memiliki gagasan dan keberanian untuk ikut berbicara mengenai arah pembangunan Indonesia di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.