TASIKMALAYA, NUSANTARATIMES.ID – Kasus kematian Ikrom Maulana Malik (16), remaja penjual jasuke yang diduga menjadi korban penganiayaan di Jalan Ir H Juanda, Cilembang, Kota Tasikmalaya, mulai menemui titik terang.
Satreskrim Polres Tasikmalaya telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Polisi kini terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara jelas kronologi hingga penyebab Ikrom mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Januar Rangga Fardhela, membenarkan adanya satu orang yang telah diamankan.
“Sudah kita amankan satu orang yang diduga menjadi pelaku dalam kejadian tersebut,” ujar Januar.
Namun, polisi belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai identitas maupun peran terduga pelaku. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan keterlibatan orang tersebut dalam peristiwa yang menewaskan Ikrom.
Di tengah penyelidikan kasus tersebut, muncul informasi mengenai dugaan keterlibatan kelompok atau geng motor di sekitar lokasi kejadian.
Polisi pun memberikan klarifikasi. Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh penyidik, korban justru diduga merupakan bagian dari kelompok atau geng motor yang dimaksud.
Sementara orang yang diamankan polisi sebagai terduga pelaku disebut merupakan warga yang tinggal di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Yang diduga tergabung dari grup atau geng motor tersebut adalah korban itu sendiri. Sedangkan terduga pelaku adalah masyarakat sekitar TKP,” kata Januar






